Ini Pentingnya Menyantap Buah dengan Kulit


BERANDA.COM IS FOR SALE WHATSAPP (62) 081-550-58587

Bagaimana cara Anda mengonsumsi jeruk? Hampir semua seragam: mengupas kulitnya dan hanya memakan daging buahnya. Memakan kulit jeruk bukan hanya terlihat aneh, tapi juga terasa pahit.

Namun, kulit jeruk punya efek positif yang lebih kuat dari obat apapun.

Itu tersurat dalam sebuah penelitian tahun 2004. Ditemukan, kulit jeruk dan buah-buahan sitrus lainnya memiliki senyawa polymethoxylated flavones. Itu dapat menurunkan kolesterol dan baik bagi jantung.

Jika tak terbiasa menggigitnya langsung, cara terbaik menyajikannya adalah diparut dan disandingkan dengan hidangan favorit.

Jeruk bukan satu-satunya buah yang kulitnya bermanfaat. Beberapa buah dan sayur yang dikutip Huffington Post berikut, juga punya bagian yang sering dijadikan sampah padahal baik bagi tubuh.

Kulit apel

Senyawa antioksidan yang disebut quercetin banyak terkandung dalam kulit apel. Manfaatnya beragam, mulai menjaga fungsi paru-paru hingga otak. Kulit apel juga memiliki lebih banyak serat dan vitamin dibanding daging buahnya.

Kulit semangka

Daging buah semangka mengandung asam amino yang disebut L-citrulline. Ia bisa meningkatkan kekuatan serta meredakan nyeri otot. Senyawa yang juga menurunkan kadar nitrogen dalam darah itu ditemukan pula pada kulit semangka.

Kulit kentang

Kentang jelas memiliki banyak kandungan gizi yang bermanfaat. Tapi jika bicara soal serat, kandungan paling banyak justru terdapat pada kulitnya. Kulit kentang mengandung vitamin B, C, zat besi, kalsium, dan kalium. Jangan kupas kulit kentang saat memasak.

Biji labu

Setengah cangkir biji labu mengandung lebih dari asupan magnesium harian yang dianjurkan. Nutrisi itu dibutuhkan untuk mencegah masalah jantung, osteoporosis, dan sakit kepala. Biji labu juga mengandung besi dan protein, serta fitosterol yang dapat menangkal kolesterol buruk. (viva)



Baca Juga: