5-mitos-tentang-tubuh-pria

5 Mitos tentang tubuh pria


BERANDA.COM IS FOR SALE 500,000 USD. WA (62) 081-550-58587.
SUITABLE FOR MARKETPLACE, NEWS PORTAL, SEARCH ENGINE, PROPERTY ETC.

Sebelumnya, Anda sudah pernah menyimak mengenai mitos di balik tubuh wanita. Sekarang, ada mitos tentang pria yang juga perlu Anda ketahui.

Mulai dari ukuran kaki yang dikaitkan dengan ukuran penis, sampai pola pikir pria yang melulu berisi soal seks, ternyata semuanya cuma mitos. Untuk lebih jelasnya, simak ulasan lengkap mitos tentang tubuh pria seperti yang dilansir dari Live Science berikut ini.

1. Pria memikirkan seks setiap tujuh detik sekali

“Itu sama dengan hitungan bernapas kita. Tentu saja tidak ada orang yang mungkin mampu melakukannya,” tutur seorang peneliti bernama Caroll.

Selain itu, di dalam sebuah survey nasional tentang kebiasaan seksual di negara-negara Amerika oleh Edward Laumann tahun 1994 silam, sebanyak 43 persen pria mengaku memikirkan seks setiap beberapa hari sampai minggu sekali saja.

2. Pria lajang kehidupan seksnya lebih baik

Dibandingkan pria yang sudah menikah, beredar pula rumor yang menyebutkan kalau pria lajang memiliki kehidupan seksual yang lebih baik. Benarkah?

Rupanya tidak. Sebab sebuah penelitian dari National Opinion Research Center menemukan fakta bahwa seorang suami jauh lebih beruntung dalam urusan bercinta. Pasalnya mereka lebih sering mendapat ‘jatah’ dari istri yang mereka cintai.

3. Sperma mengandung kalori

Sperma atau air mani terdiri dari air dan zat gizi seperti vitamin C, kalsium, dan magnesium. Sel reproduksi pria tersebut juga memiliki kadar fruktosa, tetapi hanya sekitar 5-7 kalori saja setiap ejakulasi.

Dr Rachel Vreeman dari Indiana University lantas menjelaskan demikian, “Sebaiknya tidak membahas masalah sperma untuk urusan diet. Lagipula bahasan sperma dan diet tidak ada hubungannya sama sekali.”

4. Janggut yang dicukur akan tumbuh lebih tebal

“Jika itu benar, artinya kita sudah menemukan obat kebotakan untuk pria,” ujar Dr Aaron Caroll dari Indiana University.

Faktanya, rambut yang dicukur habis memang akan tumbuh dan tampak lebih gelap. Sebab rambut tersebut belum terlalu sering terkena sinar matahari. Namun seiring bertambahnya waktu, rambut baru akan memiliki sifat yang sama dengan yang sudah dicukur.

5. Kaki besar berarti penis besar

Memang benar bahwa perkembangan penis dan jari kaki (serta klitoris dan jari) dipengaruhi oleh gen yang sama. Tetapi panjang salah satu dari bagian tubuh tersebut tidak bisa dijadikan patokan ukuran yang lain.

Di dalam sebuah penelitian yang melibatkan 3.000 pria, tidak ditemukan korelasi antara ukuran kaki dan penis mereka. Jadi jangan langsung menduga bahwa pria yang jari kakinya besar, maka mereka juga memiliki kemaluan yang besar pula.



Baca Juga: