5-gejala-penyakit-yang-diam-diam-sering-kamu-abaikan

5 Gejala penyakit yang diam-diam sering kamu abaikan



Kita sering kali mengabaikan tanda-tanda dari penyakit serius. Akibatnya, penyakit tersebut menjadi lebih sulit untuk disembuhkan. Berikut adalah lima gejala yang tidak boleh kamu abaikan karena itu bisa menjadi tanda dari penyakit berbahaya.

Keringat berlebihan
Menurut NHS, kebanyakan orang berkeringat sekitar satu liter sehari. Tetapi beberapa dari kita menghasilkan keringat sepuluh kali lebih banyak dalam sehari.

Berkeringat terus menerus – selain karena olahraga atau stres – biasanya menunjukkan bahwa kelenjar keringat terus diaktifkan. Ini adalah kondisi yang disebut hiperhidrosis. Kondisi itu bisa disebabkan oleh infeksi obat hormon atau penyebab lainnya.

Gerakan usus yang menyakitkan
Hal ini bisa menjadi akibat dari buang air terlalu sering atau jarang. Kondisi ini sering disebabkan oleh wasir atau fisura (retakan tipis dalam epidermis atau epitel) di sekitar bagian belakang.

Mengejan karena sembelit dapat memperburuk kondisi ini karena bisa menyebabkan trauma pada daerah sekitarnya. Sangat penting untuk mencegah sembelit yang parah, pendarahan atau infeksi di daerah itu.

Vagina berbau amis
Area vagina bisa menyebabkan pertumbuhan bakteri yang memicu aroma tidak sedap pada organ intim. Kondisi itu disebut Vaginosis bakteri.

Biasanya, Vaginosis bakteri tidak menyebabkan masalah lebih lanjut. Namun, jika itu terjadi pada waktu-waktu tertentu, seperti selama kehamilan, itu dapat meningkatkan risiko melahirkan lebih dini.

Kondisi ini juga terkait dengan risiko yang lebih tinggi dari infeksi menular seksual dan peradangan pada daerah pinggul.

Perut kembung
Meskipun kondisi ini sering tidak berbahaya, perut kembung juga dapat disebabkan oleh penyakit serius. Kembung bisa menjadi tanda penyakit celiac atau fibroid.

Penyakit celiac adalah intoleransi terhadap protein gluten yang ditemukan dalam makanan, mempengaruhi satu dari 100 orang. Itu juga berkaitan dengan fibroid, tumor non-kanker yang tumbuh di atau sekitar rahim.

Sering kencing
Kondisi ini juga dapat disebabkan oleh kandung kemih yang terlalu aktif, yang dikenal sebagai desakan inkontinensia. Atau, stres inkontinensia urin yang disebabkan oleh peningkatan tekanan perut karena olahraga.

Selain olahraga, penyebab lain dari kondisi ini termasuk pemakaian obat-obatan tertentu, otot-otot panggul yang lemah, infeksi urine, dan masih banyak lagi.



Baca Juga: